Selasa, 11 September 2012

Tuhan...aku rindu masa kecilku




Usiaku waktu itu mungkin masih 9 atau 10 tahun, hal yang paling ku sukai adalah bermain. Bermain apa saja, masak-masakan, dokter-dokteran, rumah-rumahan, boneka, dan banyak permainan lain di luar rumah. Tapi satu yang paling ku sukai adalah berpetualang, tentu bukan petualangan seperti di tv-tv itu, bukan petualangan mencari harta karun atau petualangan di hutan karena melarikan diri dari penculik. Bukan seperti itu, ini petualangan yang sederhana, petualangan penuh tantangan yang aman bagi anak kecil seumuranku. Aku terlahir di sebuah desa di kaki Gunung Perahu, sebuah gunung yang ada di Jawa Tengah bagian tengah. Aku sangat bahagia terlahir di sana, bahkan jika dulu diijinkan memilih oleh Tuhan sebelum dilahirkan, aku tetap akan meminta terlahir di Pikatan, desa di kaki gunung. 

Seperti umumnya desa di kaki gunung, desaku sangat asri, dikelilingi rangkaian perbukitan yang seperti melingkar membentengi kampungku. Dari ketinggian, akan terlihat hamparan sawah yang menghijaukan pandangan, Lalu di sisi barat mengalir kali yang jernih lengkap dengan batuan-batuan besar. Jika menjadi anak yang terlahir di desa sepertiku, keindahan alam seperti itu merupakan suatu anugrah yang luar biasa, bagaimana alam mmenjadi area bermain gratis yang sangat menyenangkan. Bermain menjadi rutinitas, sepulang sekolah pasti bermain dan pulang menjelang matahari terbenam (wajar ibu dan bapakku sering memarahiku). Terlebih saat hari minggu, bisa seharian aku tidak pulang, karena selepas sarapan pasti aku sudah bertualang. Bertualang ke sawah, mandi di kali, ke kebun tetangga, tapi yang ku favoritkan adalah bermain di kali dan sawah. Tak heran bakaran sinar matahari tiap harinya membuat kulitku kering dan hitam, rambut memerah, aku tak peduli, karena apalah arti penampilan bagi anak kecil. Aku lebih peduli pada banyaknya ikan di sawah yang bisa ditangkap, lebih peduli pada rayuan mandi di kali sambil menaiki batang pohon pisang, atau lebih peduli pada pohon jambu di sawah tetangga. Hmm,, dan rasanya terlalu sayang tidak menaikkan layangan saat udara begitu cerah dan angin sangat bersahabat. Indahnya hidupku waktu itu, indahnya masa kecilku. 

Tentang bertualang, aku punya teman yang kompak, 3 orang. Aku, Nang, dan Ali, semua laki-laki kecuali aku. Tiap hari kamu bermain bersama, ke sawah memetik jambu, ke kali bermain air, mencari kayu sengon dan kopi untuk memasak, mencari lempung untuk dibuat mainan, bermain layangan. Lalu pulang sore hari saat kumandang Qiro' dari masjid desa sudah menyeru. 

Aku bahagia dengan hidupku, dengan masa kecilku yang sempurna. Bangga terlahir sebagai anak desa, anak gunung. Aku rindu teman-teman masa kecilku, yang saat ini sudah terpisah jauh, melesat dari hidupku seperti angin. Mereka mendewasa bersamaku, menantang hidup yang semakin keras bagi orang-orang dewasa. Mereka begitu ku rindukan, bertualang, memaknai indahnya masa kecil anak-anak dusun yang jauh dari pengaruh modernisasi jaman. Anak-anak dusun yang bersahabat dengan alam.

Aku rindukan semilirnya angin kemarau di desaku, pada hamparan sawah menguning kala musim panen, merindukan birunya langit di hari minggu, merindukan cicit burung-burung di kebun belakang rumahku, pada jernihnya air di kali, pada sapaan ramah orang-orang disepanjang jalan. Aku rindukan terbangnya layang-layang disertai gemuruh tawa anak-anak yang ceria, bahkan pada beceknya lapangan yang dipenuhi anak-anak kecil berlarian di bawah hujan. 

Tuhan...aku rindu masa kecilku

4 Alasan Kenapa Kamu Sebaiknya Tidak Pacaran Lama-lama




Eeyss pasti kaget baca judulnya. Pasti kamu udah mikir “Hah? MBDC mulai ngajarin yang gak bener yah? Nyuruh aku putusin pacar aku?!”. Ya sebenernya gak gitu juga sih. Sebenernya artikel ini ditujukan bagi kamu yang emang udah bosen sama pacar kamu tapi takut mutusin pacar kamu dengan alasan “Aku kan baru pacaran 2 bulan…masa langsung putus?! Sayang amat!”. Nah, MBDC punya 4 alasan kenapa kamu gak perlu pacaran lama-lama kalau mau putus. Ini dia!

1. Satuan Hitung Dalam Pacaran Itu Bukan Waktu

Dalam pacaran, waktu gak bisa dijadikan sebagai patokan. Penjelasan simpelnya adalah: Kalau kamu udah gak sayang, ya gak sayang aja. Selesai. Tamat. Tapi MBDC, emang mungkin apa orang secepet itu kehilangan perasaannya sama pacar? Bagaimana kalo aku salah? Ya bisa aja. Tapi sebenernya bisa aja perasaan sayang kamu yang salah. Mungkin waktu mulai pacaran sebenernya kamu cuma kebawa perasaan doang. Banyak yang percaya cinta pada pandangan pertama itu ada. Tapi kenapa gitu susah banget percaya kalo ilfil mendadak juga bisa?

2. PDKT Aja Cepet

PDKT, singkatan populer dari PenDeKaTan, merupakan fase tahap awal dalam menjalin hubungan dengan kekasih. Di era 90an, sebelum ada SMS, BBM, Facebook, dan twitter, para muda-mudi membutuhkan waktu yang sangat lama untuk melangsungkan pendekatan.
Sekarang jaman sudah berubah. Mau menyampaikan pesan ke doi, tinggal SMS/BBM. Mau ngetes seberapa tertariknya doi kepada kamu? Tinggal bikin status di Facebook atau ngetwit no mention di twitter. Yang penting pastikan status/twitmu itu sedikit menggelitik. Kalau doi merespon, berarti doi ada rasa. Nah, kalau kamu PDKTnya aja bisa cepet, ngapain pacaran lama-lama? Nothing to lose juga gitu. Usahanya juga minim kan.

3. Pacaran Itu Boros

Coba kamu timbang-timbang lagi. Kalo kamu itung-itung, kalo kamu ngumpulin semua uang yang kamu pake buat pacaran, kamu udah bisa beli apa sekarang? Beli apa? BELI APA HAH?!
Memang tarif dalam pacaran itu berbeda-beda. Ongkos bensin bergantung pada jarak tempuh kamu untuk menemui pacar kamu, duit makan bergantung pada di mana kamu dan pacar kamu akan makan, dan sebagainya. Tapi, bagaimanapun cara kamu mengakali pengeluaran duit ini seirit mungkin, kamu tetep aja ngeluarin duit. Jangan salah, sekarang bukan hanya cowok-cowok yg harus bayar bensin dan makan. Cewek-cewek juga banyak yang sering nyamperin cowoknya dan maksa bayarin makan (sekali-sekali).
Coba kamu sekali-kali bikin catatan kas pacaran. Berapa uang yang kamu keluarkan dalam rangka pacaran dalam setiap bulannya. Siap-siap kaget ya. (bocoran: kalo duitnya kamu tabung, mungkin sekarang kamu udah bisa kredit motor.)

4. Masih Banyak Ikan di Laut

Banyak pengusaha sukses berkata bahwa cara menuju kesuksesan adalah dengan menjadi pribadi yang tidak pernah puas. Kamu ingin sukses dalam hubungan percintaanmu? Janganlah pernah puas!
Coba ingat kembali perasaan-perasaan yang muncul ketika kamu baru mendekati pacar kamu. Manis manja, memang. Kabar baiknya untuk kamu, kamu selalu bisa mengulang perasaan itu dengan cara cari pacar lagi. Jangan mau terjebak pada satu pasangan saja. Berpetualanglah dan sadari bahwa ternyata memang benar, masih banyak ikan di laut
Jadi, kapan nih kamu akan putus?


Sumber: http://malesbanget.com/2012/05/4-alasan-kenapa-kamu-sebaiknya-tidak-pacaran-lama-lama/#ixzz26ABWS0Ee
Copyright Malesbanget.com 2011
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

Senin, 10 September 2012

Apa Yang Harus Kamu Lakukan Kalau Gajian Telat



Telat gajian adalah hal yang paling menyebalkan setelah telat datang bulan. Eh, telat datang bulan? Mending cek kehamilan tuh. Kali-kali hamil. Anyway, hari ini kita gak mau ngomongin soal hamil, melainkan soal telat gajian! Yap, ini adalah hal yang sangat menyebalkan. Apakah yang harus kita lakukan?
Sebelum kita mulai, hal yang perlu diperhatikan adalah kenapa gajian bisa sampai telat? Sepengamatan MBDC, ada beberapa hal yang memungkinkan gaji telat:
  1. Bos yang seenaknya.
  2. Bos gak seenaknya tapi kelupaan karena sibuk abis
  3. Aturan perusahaan yang gak mendeskripsikan kapan gajian
  4. Duit perusahaan seret.
Nah, sekarang kita akan membahas bagaimana kamu harus bersikap kalo sampe gajian telat, berdasarkan kasus kenapa gaji kamu bisa sampe telat.

Bos yang Seenaknya

Ini adalah kasus yang paling menyebalkan, tapi justru paling mudah untuk diatasi. Kalo bos kamu memang terkenal sebagai seseorang yang seenaknya dan gak peduli kesejahteraan kalian, maka sudah sewajarnya dia diperlakukan seperti itu juga. Biasanya kalo kamu punya bos kayak gini, mending langsung dikonfrontasi blak-blakan aja, karena kalo ngga, biasanya dia bakal seenaknya terus.

Bos Gak Seenaknya Tapi Kelupaan Karena Sibuk Abis

Nah, kalo kayak gini agak susah nih. Apalagi kalo bos kamu orangnya baik abis, tapi emang sibuk banget. Kalo udah kayak gini, biasanya hal yang bisa dilakukan adalah dengan menyindir halus, seperti misalnya lewat twitter (semoga dia follow twitter kamu). Kamu bisa bilang hal-hal seperti “aduh udah tanggal segini saldo masih sepi aja nich”. Atau kamu bisa buat drama kecil sama temen kamu di depan si bos seperti:
Temen: “Men, makan siang yuk.”
Kamu: “Aduh, gue lagi gak ada duit sama sekali nih.”
Temen: “Sama sekali gak ada? Lah terus ntar lo pulang gimana?”
Kamu: “Gak tau nih…jalan kaki paling.”
Kayak gitu deh kira-kira. Kalo bos kamu emang baik sih biasanya dia langsung sadar.

Aturan Perusahaan yang Gak Mendeskripsikan Kapan Gajian

Nah, kayak gini juga ribet nih. Kalo perusahaan gak pernah mendeskripsikan kapan tanggal gajian, maka perusahaan juga bisa seenak-enaknya aja ngegaji kamu. Gak ada kata telat buat mereka. Nah, harus gimana kalo kayak gini? Aduh gimana ya? Kita juga bingung sih. Demoin aja kali ya? Biasanya ntar jadi lebih jelas tuh kalo udah demo.

Duit Perusahaan Seret

Nah, kalo udah kayak gini mampus banget nih. Apapun yang kamu lakukan, mau marah-marah, nyindir, nanya langsung, atau apapun gak bakal ada hasilnya. Orang duitnya aja gak ada. Trus harus gimana? Ya kalo kejadiannya cuma sekali sih gak papa ya. Tapi kalo sering banget kayak gini…Ya terserah kamu, tapi mendingan sih kamu mulai cari-cari lowongan kerja di tempat lain aja.
Nah, apakah kamu juga telat gajian? Kalo iya, telat gajian yang macem apakah kantor kamu? Share pendapat kamu di comment ya!


Sumber: http://malesbanget.com/2011/04/apa-yang-harus-kamu-lakukan-kalau-gajian-telat/#ixzz268HSGrP5
Copyright Malesbanget.com 2011
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

Minggu, 09 September 2012

aku sih pilih pasar tradisional aja



Minggu itu harinya belanja, cewe sih yaa pasti semangat banget kalau sudah ngomongin shoping. Tapi shoping di sini bukan sejenis kegiatan menghabiskan uang di pusat-pusat perbelanjaan kayak mall, supermarket, dan sejenisnya. Ini kita ngomongin pasar yaa, tempat yang buat sebagian orang ga masuk daftar lokasi buat shoping. Awalnya sih..waktu jaman masih lajang dulu, ke pasar tradisional paling cuma buat nganterin emak, atau mbah putri aja, itu juga cuma nungguin di parkiran, males banget masuk terus desak-desakkan berbanyak orang gitu (alasannya murni cuma males desak-desakkan) bukan karena aku males sama tempat becek atau kotornya pasar (sama sekali bukan). 

sekarang ini, mungkin karena status juga udah naik jadi ibu-ibu, berbanding lurus dengan hal itu pastilah kejelian kita atau tingkat perhitungan kita secara ekonomi juga makin meningkat. aku jadi lebih mikir dapat belanjaan yang seger tapi harganya miiring, soalnya emang awal-awal nikah dulu masih seneng belanja di supermarket gitu sekalian mampir pas pulang kerja, aku kan kerja sampai sore ya..jadi udah ga jarang banget ada pasar yang buka jam segituan. Dan yang namanya belanja di supermarket, harga sayur-sayuran tau sendiri dong gimana. kangkung seiket kecil aja 2.000 belu kayak bayem, baby buncis, selada air, dan yang lain-lain. Beli 3 item sayur aja bisa 10.000 sendiri, itu belum lauknya loh yaa, kalau kita biasa beli tempe satu papan itu 1000.. ini bisa sampai 2.500 dengan ukuran yang sama, tahu aja bisa 5 ribu sebungkus, isinyaa dong,, 5 biji doang. Yaa emang sih harga segitu pasti sebanding sama kenyamanan yang kita dapat saat belanja, tempat super luas, mata dimanjain sama penataan barang-barang yang oke, sayur juga segar selalu, belum juga tempatnya adem. Tapi tetep aja yaa, keluar dari situ nanar juga liat kantong belanjaan yang isinya ga seberapa tapi nguras dompetnya lumayan dalem juga T_T.

Akhirnya aku dapat pencerahan, kenapa ga ke pasar aja? kan lebih murah. Tapi kan aku ga bisa belanja pagi, belum juga aku ga pernah sendirian masuk pasar, belanja kayak ibu-ibu gitu, di tambah lagi aku bukan tipe wanita yang gape nawar-nawar cerewet kayak mak-mak pada umumnya. Aaahh, semua kan bisa dipelajari yang penting bisa ngehemat pengeluaran. 

Jadilah aku mutusin, tiap libur kerja atau hari minggu gitu aku mau ke pasar buat belanja sayur-sayur sama lauk buat stok beberapa hari sekalian. Aku ingat betul minggu yang cerah aku tenteng keranjang belanjaan anyam khas ibu-ibu itu, melangkah mantap memasuki pasar. Dan ternyata memasuki pasar naluri kewanitaanku secara alami keluar, aku merasa sangat nyaman di dalamnya, melihat orang-orang sibuk menawarkan dagangan, menyaksikan ibu-ibu yang cerewet banget nawar..hhhmmm,,terasa menyenangkan sekali. Dan naluri shopaholic selalu memaksa aku untuk kalap tiap lihat benyak jenis sayuran segar seperti itu. sekejap aneka sayuran hijau itu berpindah ke keranjang belanjaanku, dan hanya uang 5 ribu rupiah yang ku keluarkan. Ya ampuun murah banget, 20 ribu itu udah bisa dapet aneka sayur, lauk termasuk buah dan daging (makanya aku juga masih suka heran sama ibu-ibu yang getol banget nawar padahal harga dari pedagang juga uda murag banget).

pulang dari pasar hari itu, perasaanku bahagia bukan main. ternyata aku bisa belanja seperti ibu-ibu yang bisa dengan luwesnya berinteraksi di pasar, ditambah lagi kepuasan dapat berbagai bahan makanan dengan harga yang super miring. Dan yang penting, kita termasuk agen pelestari pasar tradional, pondasi perekonomian bangsa kita, bukan cuma memperkaya kaum-kaum kapitalis yang punya usaha-usaha macam mall dan supermarket itu. sejak saat itu aku putuskan untuk belanja terus di pasar, selain keuntungan kita bisa lebih hemat juga ada tujuan yang lebih mulia, yakni menguatkan sektor ekonomi lemah, biar pasar tradisional yang identik dengan rakyat kecil itu bisa tetap bertahan terhadap gempuran kaum kapitalis yang terus menggerogoti perekonmian bangsa.. Semangat kita lestarikan pasar tradisional.

Sekian ceritaku untuk hari ini..selamat malam.. LoVe U aLL <3

Sabtu, 08 September 2012

kapok makan bakso ( sepertinya :) )

ceritanya kan satu minggu ini aku pengen banget makan bakso (tiap hari juga pengen siiy hehhe). soalnya bakso itu makanan kesukaan aku, bisa ya sehari sampai 2 kali aku makan bakso, ada ya makanan seenak bakso gitu,,rasanya simpel, komposisi tekturnya lengkap..ada kenyal dari baksonya, terus rasa mienya,, tektur renyah dari pangsitnya..gurihnya tahu di dalamnya, terus disiram kuah panas nan guriih..nyeeemmm...yuummy bangeett. sampai menurutku penemu bakso itu harusnya dapat nobel, karena bisa nemuin makanan yang enak, murah dan bergizi, hahaha...

ini jadi cerita kemana-mana yaa,,nerusin tentang pengen makan bakso tadi. jadi sejak nikah gak tau dapat wangsit dari mana atau bisikan lelembut dari mana si kangmas Arfiyanto Eka Saputra a.k.a suamiku tersayang itu mulai agak protektif sama apa yang aku makan.. lihat aja cara dia ngelarang dan ga ngebolehin aku makan sesuatu:
"Nii ga boleh makan pedes"! (haduh gimana bisa dari orok juga uda dicekokin makanan pedes sama si emak)
"ga boleh sering-sering makan mie instan, ga sehat"!! (iyaa siy emang ga sehat tapih mie instan kan favoritku,yang nemuin juga berhak dapet nobel bidang makanan) terus lagi..
"ga boleh makan bakso, makan mie ayam juga"!!!! (hahhh gimana itu ceitanya,ga adil banget..itu kan yang paling aku sukaa), sampai aku mohon-mohon dan mengemis belas kasihan dari suamiku,,jadi apa aku ga makan bakso..huhuhuhu. untungnya suamiku itu sedikit pengertian (banyaak siy sebenernya :*) makanya keputusan finalnya
"iya boleh makan bakso tapi cuma sebulan sekali, SEBULAN sekali loh yaa, nii juga makannya harus sama ayah. titik".
reaksiku... 'hah??? sebulan sekali yah??yang bener ituu..dari seminggu 3 kali jadi sebulan sekali'  aku ngangguk aja (ga berani nawar takut ga diijinin sama sekali makan bakso). belakangan aku suka bandel siih, suka curi-curi makan gitu kalau lagi di kantor, pas jam istirahat atau pas pulang kerja gitu bareng temen-temen (maaf yaa sayaang habis suka ga nahan liat orang jualan deret-deret gitu dipinggir jalan T_T).

Dan...hari sabtu ini suamiku udah janji mau beliin bakso. Aku siy udah merengek-rengek dari berhari-hari yang lalu, tapih baru keluar ijinnya rabu kemaren, disepakati malem minggu ini, dan harus bakso pilihan suamiku "bakso yang dipengkolan jalan itu ya nii, yang deket loundry langganan nii" komando suamiku. Jadi di jalan pulang kerja sore tadi aku udah exited banget, rasanya pengen lekas-lekas sampai rumah buat segera melahap si bulat imut itu. Habis magrib langsung deh dandan, tanggalkan daster butut kesayangan, terus ganti baju ala-ala abege gitu (harus keren dong yaa mau ketemu bakso..ciiieeeh,hahahha).

Dari rumah uda sesumbar gitu, pengen makan dua mangkok biar kenyang, hahaha. jalanlah kita menuju si penjual bakso, deket tempatnya ya ampyuuuun penuh sesak tuh tempat, masa ya mau ngantri manis disana. "Nii mau makan rame gitu"? kata suamiku (yaa enggaklah gila suruh desek-desekan gitu). Dan kita pun nyari tempat lain yang juga ga kalah enaknya, cuma agak jauh dari rumah. Sampai disana dengan penuh perjuangan (ngelawan dinginnya itu loh..Jogja lagi adem banget kayak Dieng bow), gataunya tutup jugaa..aaaakkk..keseell....huuuh..akhirnya nyerahterserah suamiku mau ngajak beli dimana, yang penting makan bakso. Puter balik dan berniat cari tempat lain,, eeehh pas lewat depan bakso langganan ternya uda ga serame tadi, langsung kalap pengen buru-buru lompat dari motor saking exitednya liat bakso..hahahha..pesen deh, dan akhirnyaa datang si imut kenyal nan gurih..uuuuhhhh..lahap banget nyantapnya. Ternyata suami uda nyerah makan duluan (maklium sebelum magrib juga udah makan dianya). aku masih niat lanjutin, ga taunya si bakso imut yang ukurannya ga imut itu tangguh juga, sampai-sampai aku ga sanggup ngabisin (aku gitu sampai ga kuat ngabisin, padahal td pengen pesen 2 porsi). Biasanya aku selalu habis loh makan bakso ukuran agak besar itu, ini kok tiba-tiba kenyang banget rasanya, sampai aku nulis ini pun rasanya seminggu kedepan aku ga mau lagi kalau  suruh makan bakso. hahaha...payaah.

uuhhh, kenyang bangeet..ga pengen ngemil lagi. apa Allah pengen negor aku yaa..biar ga serakah banget sama makanan, sampai pengen 2 porsi, ahahhaa. Mungkin iya, biar aku ga berlebihan lagi kalau suka sama makanan.  Semoga ga pengen makan bakso lagi cuma khilaf sesaat karen kekenyangan, bukan kapok yang permanen.. i hope :))

akhirnya..selamat bersabtu petang semuaaa... Love u all

Jumat, 07 September 2012

celotehan di sabtu pagi

hari sabtu...aku sangat menyukai hari sabtu..lebih daripada kecintaanku pada hari minggu..hehe
menempuh perjalanan kurang lebih 70 km untuk mencapai tempat kerjaku..jauh yaa,,hmmm terkadang perjalanan yang selalu masuk dalam rutinitas itu sangat membosankan..tapi selalu akan tebayar dengan rasa yang menyenangkan berada di luar rumah,,yah..bekerja itu hal yang jauh lebih-lebih menyenangkan daripada berdiam diri di  rumah sebagai ibu rumah tangga. bukannya tak menghargai peran ibu rumah tangga..justru aku sangat menghargainya, itu pekerjaan yang membutuhkan skill tinggi, kesabaran, ketekunan, dan stamina ekstra..aku tau persis karena 2 bulan pertama setelah menikah aku mengalami fase menjadi ibu rumah tangaa..fiuuuhh..beraat sekali..jadi kuputuskan untuk pergi ke luar rumah, melakukan apa saja yang menghasilkan uang (uang? wanita perlu itu, dari hasil usahanya sendiri) .. kembali ke topik..

dan akhirnya sekarang aku bekerja..di kantor yang cukup menyenangkan,, dengan teman2 yang menyenangkan, pekerjaan yang menyenangkan, suasana yang selalu menyenangkan dan yang terpenting gaji yang yang menyenangkan..hahaha

hal pertama yang dilakukan sesampainya di ruangan adalah menyalakan laptop dan... bukannya memulai pekerjaan tapi langsung buka twitter,, buka fb, buka google plus, dan semua jenis jejaring sosial yang dimiliki..bukan kesengajaan yang direncana aku melakukan itu,, tapi seperti refleks..hahaha..menyenangkan sekali membuka jejaring sosial seperti itu..karena pasti sudah penuh dengan gumaman orang2 di dalamnya..berisi semangat,, patah hati,, galau,, jatuh cinta,,manusia bokek, yang tersakiti.. emmm, dan yang paling aku heran sampai detik ini adalah doa di TL atau di wall fb..haahh..aku bilang manusia bodoh dengan tindakan bodoh.. fungsi jejaring sosial kok jadi tempat berdoa yaa.. (kayaknya inii sudah melenceng jauh dari topiik yaa)

daan... karena ini sabtu..baterei semangatku sedang penuh2nya.. biarpun gajian bulan ini telat.. biarpun tadi pagi ada debat kecil dengan ayaahku tercinta.. hmm,,hari ini tetap menyenangkan,,dan menggairahkan..banyak yang harus dilakukan,, diwujudkan..dan kita mulai dari sekarang...
selamaat pagii dan selamat beraktivitas :)) love u all

Kamis, 06 September 2012

lelaki bertopi putih disamping adalah suamiku..suami yang menikahiku sejak awal maret tahun ini...lihat kulitnya yang hitam :), aku sungguh menyukainya..melihat dia tersenyum..begitu tampannya...

usiaku 23, dan aku memutuskan untuk menerima pinangannya..alasannya sederhana saja..aku mencintainya, dalam semua bentuk kesempurnaan sekaligus kekurangannya sebagai lelaki,aku sangat mencintainya...
dia melengkapiku. ketika bangun di pagi hari, dia adalah yang pertama ingin kulihat..dia terbaring dengan wajah yang begitu tenang..tampan sekali...

melihat bahwa kami baru menikah, tentu akan berkata "ungkapan cinta pengantin baru",, tetapi tidak hanya seperti itu..dia, suamiku, lelaki ini sungguh luar biasa.. penerimaannya terhadapku..terhadap sikap egois dan keras kepalaku..kesabarannya,,luar biasa..dia mau melakukan pekerjaan wanita,,membantu memasak, menemani berbelanja, bahkan berbelanja sendiri... :))

seandainya dia melihat apa yang aku tulis ini..aku ingin dia tau,kedalaman rasaku sebagai wanita,,sebagai istri yang begitu mencintainya..tulus...dan ingin bersamanya menjalani hidup yang baru ini...bersamanya..selalu..